Sekilas Info
dark_mode
Tagar Populer
Beranda » Sport » Plazgozz Chess Club Makassar Juarai Seri 3 Turnamen Grand Slam Chess Association Indonesia

Plazgozz Chess Club Makassar Juarai Seri 3 Turnamen Grand Slam Chess Association Indonesia

  • account_circle saz
  • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
  • visibility 148
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Makassarcess.com – Seri ke – 3 Grand Sam Chess Association (GSCA) Indonesia 2026 sukses dilaksanakan di UPT SPF SDN Mangkura 1 Makassar tepatnya dibilangan jalan Botolempangan No. 65 Makassar, Sabtu 4 April 2026.

Adapun yang bertindak selaku tuan rumah penyelenggaraan GSCA Seri ke – 3 ini adalah M. Ibnuagung Yasin, S.E., PNP., WNP. Ketua Toddopuli Chess Club (TCC) Makassar.

Pertandingan pada seri ke – 3 ini sangat didukung oleh cuaca yang sangat terik di pagi hari hingga pertandingan berakhir pada pukul 17:00 wita. Para atlet tetap semangat mengikuti pertandingan hingga berakahir.

Technical Meeting dipimpin oleh Deputy Arbiter yang juga Wasit Nasional Syaiful Akbarius Zainuddin, S.P., NA., dan dibantu oleh Wasit Nasional Ir. Idris Karim, NA., yang berasal dari PERCASI Kalimantan Timur selaku Ketua Wasit pada pertandingan ini. Selain itu pada pairing yang bertugas adalah Amiruddin Azis, dibantu oleh Petugas Lapangan Mirdal S dan Noldy.

Setelah Technical Meeting selesai, dilanjutkan arahan dari Bapak Pembina GSCA Indonesia yaitu Erlansyah, S.T. yang menjelaskan terkait Window Transfer atau Jendela Transfer pada musim pertengahan yang sedang berjalan.

“Untuk lebih detailnya terkait aturan transfer pemain akan disampaikan secara jelas kepada seluruh Ketua-ketua Klub Catur dalam bentuk sosialisasi aturan transfer sesuai dengan Peraturan Organisasi (PO)”, ujar Erlansyah.

Pertandingan catur Seri ke – 3 yang berjalan dengan alot ini membuat para atlet mempersembahkan permainan terbaiknya, banyak drama dan unik yang terjadi selama pertandingan berlangsung antara lain beberapa pemain senior mampu dikalahkan oleh pemain yunior.

Begitu banyak blunder langkah catur yang dilakukan atlet klub sehingga mengalami kekalahan, dan hampir merata ditiap-tiap klub catur. Para Ketua-ketua catur pun yang hadir dengan setia menemani atletnya bertanding hingga babak ke – 7 selesai dilaksanakan.

Pada seri ke – 3 kali ini, atmosfir pertandingan sangat terasa pada babak ke – 4 hingga babak ke – 7 dan Plazgozz Chess Club (PGCC) Makassar yang menurunkan 5 pemain terbaiknya mampu memenangkan dan menjuarai seri ke – 3 ini.

Pemain yang diturunkan oleh PGCC antara lain FM. Emas Fajar Fatikh, S.E., NA., Arya H, Ibnu Hajar, Ristanto dan atlet Yunior Hiroshi Thomas Aquino Tanri. PGCC mampu menghasilkan Poin urutan terbaik pertandingan dengan poin 87 sehingga otomatis mendapatkan poin GSCA 100 sebagai Peringkat 1.

Disusul oleh Daya Chess Club dengan poin peringkat 90 mendapatkan poin GSCA 85 serta pada urutan ke – 3 selisih tipis dengan DCC adalah Benteng Utara Chess Club dengan poin peringkat 94 dan mendapatkan poin GSCA 70.

Yang menarik pada pertandingan seri 3 ini adalah nilai akumulasi urutan yang sama antara VetSel Chess Club dengan Corner Chess Club yaitu sama-sama meraih poin uturan 101.

Namun ketika dihitung jumlah Sonneborn-Berger (SB) selisih 5 poin. Sama halnya terjadi pada Komunitas Catur Sudiang dan Toddopuli Chess Club dimana masing-masing meraih nilai urutan 140, namun ketika dilihat dari SB nya terjadi selisih 6 poin.

Sementara itu Ketua Corner Chess Club Makassar Dr. (C) Mochtar Djuma, S.H., M.H., M.B.A., terkesan agak kecewa dengan hasil yang dicapai oleh atletnya.

“Untuk itu, saya akan melakukan evaluasi internal terkait atlet saya untuk persiapan seri ke – 4 nanti yang akan dilaksanakan di Plazgozz Cafe Pettarani nanti”, ujar MJ sapaan akrabnya.

“Saya akan meminta kepada seluruh atlet untuk sungguh-sungguh dalam melaksanakan latihan secara kontinyu dan atlet harus terus melakukan perbaikan skill tentunya, saya tidak mau lagi kecolongan seperti pada seri ke – 3 ini”, ujarnya.

Ketua Plazgozz Chess Club Makassar Wahyudy Syukri, S.E., M.M. sangat bangga dengan performa atletnya, “Dengan mempelajari secara serius langkah-langkah terbaik yang harus dijalankan dan mempelajari langkah lawan itulah yang membuat kita bisa menang pada seri ke – 3 ini”, ujar Yudy sapaan akrbanya.

Pemilik Usaha Ayam Potong Eiryn ini begitu bahagia dan bangga terutama kepada atlet Yuniornya Hiroshi Thomas Aquino Tanri yang mampu meraih poin 3 dan berhasil berada pada peringkat 38.

“Yunior inilah yang membuat kunci sukses kemenangan Plazgozz Chess Club, sebab sebelumnya pada seri 1 dan 2 penampilan Yunior belum maksimal”, ujar Wahyudy yang juga adalah Ketua Grand Slam Chess Indonesia ini.

“Saya sangat bahagia sekali karena dengan adanya Akademi Catur Plazgozz sehingga anak-anak Yunior yang di didik langsung oleh Coach FM. Emas Fajar Fatikh mampu membuahkan hasil maksimal”, ujar Yudy.

Pada akhir pertandingan, diserahkan Piagam Penghargaan kepada Ketua Wasit Bapak Ir. Idris Karim, NA yang telah memimpin sangat baik hingga selesainya pertandingan 7 Babak dengan waktu pikir 15 Menit dan increment atau tambahan waktu 3 detik setiap langkah yang dimainkan oleh atlet catur.

Piagam ini langsung diserahkan oleh Ketua GSC Indonesia Wahyudy Syukri yang disaksikan oleh Mochtar Djuma selaku Pengawas GSC Indonesia dan Syaiful Sekretaris GSC Indonesia.

Selain itu, yang menarik pada pengumuman pemenang hasil pertandingan GSCA Indonesia seri ke – 3 ini ketika tiba-tiba Mochtar Djuma selaku Ketua Corner Chess Club Makassar menyerahkan hadiah spontanitas berupa uang cash sejumlah Rp. 600.000 kepada para pemenang urutan 1 sampai dengan 5 dengan perincian Juara 1 Rp. 200.000,- dan Juara 2 hingga Juara 5 masing-masing Rp. 100.000,-.

Adapun urutan lengkap seri ke – 3 ini yaitu :

Peringkat 1 PGCC
Peringkat 2 DCC
Peringkat 3 BUCC
Peringkat 4 VCC
Peringkat 5 CCC
Peringkat 6 WTB
Peringkat 7 KCS
Peringkat 8 TCC
Peringkat 9 CCS
Peringkat 10 HCC

  • Penulis: saz
  • Editor: erl

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Grand Slam Chess Association Seri Ke-4 Sukses Dilaksanakan di Plazgozz Cafe Pettarani Makassar photo_camera 6

    Grand Slam Chess Association Seri Ke-4 Sukses Dilaksanakan di Plazgozz Cafe Pettarani Makassar

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle ipoel1276@gmail.com
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Makassarcess.com – Seri ke – 4 Grand Slam Chess Association (GSCA) Indonesia 2026 yang berada dibawah naungan Grand Slam Chess (GSC) Indonesia telah sukses dilaksanakan di Plazgozz Cafe Pettarani Makassar tepatnya dibilangan jalan Pettarani No. 2 Makassar, Sabtu 18 April 2026. Bertindak selaku tuan rumah penyelenggaraan GSCA Seri ke – 4 ini adalah Syaiful Akbarius Zainuddin, S.P., NA. Ketua […]

  • ChessNation 2026 Hadir di Makassar, Turnamen Catur Online Nasional Gratis Berhadiah Total Rp1,5 Juta

    ChessNation 2026 Hadir di Makassar, Turnamen Catur Online Nasional Gratis Berhadiah Total Rp1,5 Juta

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle saz
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Makassarcess.com – Kabar gembira bagi pecinta olahraga catur di Kota Makassar dan sekitarnya. Ajang ChessNation 2026 siap digelar sebagai turnamen catur online nasional yang terbuka untuk seluruh kalangan tanpa batas usia. Mengusung slogan “Tanpa Batas Usia, Semua Bisa Jadi Juara!”, kompetisi ini menawarkan pengalaman bertanding yang kompetitif sekaligus edukatif dengan total hadiah mencapai Rp1,5 juta. […]

  • Ayam Potong Eiryn, Berkualitas, Bersih dan Segar

    Ayam Potong Eiryn, Berkualitas, Bersih dan Segar

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle saz
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Makassarcess.com – Daging ayam merupakan salah satu komoditas pangan yang paling dicari oleh masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Kota Makassar setiap harinya. Tingkat konsumsi yang tinggi menjadikan peluang usaha di sektor ini tidak pernah surut meskipun kondisi ekonomi sedang berfluktuasi. “Kami melihat bahwa perputaran uang di bisnis ayam potong sangat cepat karena sifat produknya yang merupakan […]

  • Gadget Biasa dengan Fitur Luar Biasa: Mengapa Tahun 2023 Menjadi Era ‘Mid-Range Killer’?

    Gadget Biasa dengan Fitur Luar Biasa: Mengapa Tahun 2023 Menjadi Era ‘Mid-Range Killer’?

    • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
    • account_circle ipoel1276@gmail.com
    • visibility 343
    • 0Komentar

    Makassarcess – Selama bertahun-tahun, perhatian dunia teknologi selalu tertuju pada perangkat flagship dengan harga selangit. Namun, tahun 2023 mencatat sebuah fenomena menarik di pasar Indonesia: gadget yang terlihat “biasa” dari segi harga dan tampilan, ternyata menyimpan fitur luar biasa yang mampu menandingi perangkat kelas atas. Di tengah kondisi ekonomi yang menuntut konsumen untuk lebih cermat, para […]

  • La Bayoni; Seorang Birokrat Yang Hobi Bermain Catur photo_camera 2

    La Bayoni; Seorang Birokrat Yang Hobi Bermain Catur

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle ipoel1276@gmail.com
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Makassarcess.com – Catur adalah salah satu cabang olahraga yang bisa dimainkan kapan saja dan dimana saja. Begitu banyak masyarakat yang gemar bermain olahraga asah otak ini. Tidak terkecuali La Bayoni, seorang Birokrat yang berkarir di Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) Republik Indonesia. Sehari-hari aktifitas La Bayoni yang akrab disapa Boy adalah seorang Deputi Bidang Dukungan Administrasi BAWASLU […]

  • Teknologi Antariksa: Inovasi Terbaru yang Mendorong Kita ke Batas Baru

    Teknologi Antariksa: Inovasi Terbaru yang Mendorong Kita ke Batas Baru

    • calendar_month Selasa, 27 Feb 2024
    • account_circle lan
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Makassarcess – Selama berabad-abad, bintang-bintang di langit hanyalah objek pemandangan dan navigasi. Namun, memasuki tahun 2026, antariksa telah menjadi “lapangan bermain” baru bagi inovasi teknologi manusia. Dari kolonisasi planet tetangga hingga pemanfaatan orbit rendah bumi untuk konektivitas internet global, teknologi antariksa kini berkembang lebih cepat daripada era Space Race tahun 60-an. Bagi Indonesia, perkembangan ini bukan […]

expand_less