Sekilas Info
dark_mode
Tagar Populer
Beranda » Sport » Klub Catur Kota Makassar Sepakat Daftarkan GSCA Untuk Memiliki Badan Hukum

Klub Catur Kota Makassar Sepakat Daftarkan GSCA Untuk Memiliki Badan Hukum

  • account_circle saz
  • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
  • visibility 57
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Makassarcess – Legalisasi Grand Slam Chess Association (GSCA) merupakan salah satu bentuk pengakuan negara terhadap keberadaan organisasi dan upaya untuk klub-klub catur lebih diakui dan dikenali oleh pemerintah/negara.

Dengan semangat tersebut, Ketua-ketua Klub Catur yang terhimpun kedalam Grand Slam Chess Association kemudian mengadakan audiens dengan salah satu Notaris di Kota Makassar Bapak H. Muhammad Asyurah, S.H,, M.H., M.Kn pada tanggal 2 Maret 2026.

Tujuan dari pertemuan adalah untuk mengetahui prosedur dan persyaratan pengurusan legalisasi Perhimpunan Grand Slam Chess Association untuk memperoleh akta pendirian dan surat keterangan terdaftar dari Kementerian Hukum dan HAM (KEMKUMHAM). Pertemuan ini juga sangat penting bagi Ketua-ketua Klub Catur yang berkeinginan mengurus legalitas administrasi bagi klub caturnya masing-masing.

Dalam paparannya, H. Muhammad Asyurah selaku notaris menjelaskan peran Klub-klub Catur sebagai organisasi olahraga yang profesional diharapkan terlibat aktif dan bekerja sama secara penuh dalam upaya pengelolaan GSCA menuju organisasi olahraga yang profesional dan modern.

Ketika sebuah wadah komunikasi klub catur dibentuk maka perlu menjadikan organisasi tersebut terdaftar secara resmi (formal) sehingga kuat secara hukum dan organisasi tersebut diakui oleh pemerintah Indonesia. “Beberapa bentuk organisasi yang dikenal secara legal antara lain Yayasan, Perkumpulan dan lain sebagainya, dengan mempertimbangkan ciri dan tujuan dari Klub Catur yang tergabung dalam GSCA, maka bentuk kelembagaan yang sesuai adalah Perkumpulan”, ujar Notaris yang juga hobi berat bermain catur ini.

Lanjut H. M. Asyurah, “adapun syarat-syarat pembentukan sebuah perkumpulan adalah memiliki nama yang disetujui oleh Kementrian Hukum dan HAM, memiliki maksud dan tujuan yang tidak bertentangan dengan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia, memiliki pengurus dan alamat perkumpulan yang jelas serta memiliki modal pangkal perkumpulan sebesar lima juta rupiah.

“Untuk pengurus perkumpulan, terdapat satu persyaratan utama di mana pengurus inti yang terdiri dari Ketua, Sekretaris dan Bendahara, tidak boleh berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Sedangkan bagi Ketua Dewan Pengawas atau anggotanya diperbolehkan berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN)”, ujar Notaris senior di Kota Makassar ini.

Prosedur pembuatan Akta Pendirian dan Surat Keterangan Terdaftar dimulai dengan pengecekan usulan nama perkumpulan di basis data KEMKUMHAM. Proses ini membutuhkan waktu maksimal selama 14 hari kerja. Jika pengecekan nama disetujui maka akan dilanjutkan dengan proses pendaftaran akta di kementrian hukum dan HAM. Normalnya seluruh proses legalisasi akan membutuhkan waktu kurang dari satu bulan.

Dokumen yang dibutuhkan untuk menerbitkan Akta Notaris dan Surat Pendaftaran Lembaga adalah AD/ART Lembaga, KTP Pengurus Inti, Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pengurus, dan beberapa surat pernyataan yang didapatkan dari notaris. Proses selanjutnya yang dibutuhkan adalah pembuatan NPWP perkumpulan yang diurus di Kantor Pajak setempat atau secara online melalui website www.eseg.pajak.go.id dengan melampirkan dokumen akta pendirian, serta NPWP, KTP dan KK salah satu pengurus.

Hadir dalam pertemuan ini antara lain; Pembina GSCA Erlansyah, S.T., Ketua Klub Corner Chess Club Makassar Dr. (Cd) Mochtar Djuma, S.H., M.H., M.B.A., Ketua Klub Plazgozz Chess Club Makassar Wahyudy Syukri, S.E., Ketua Komunitas Catur Sudiang Makassar Piter Manggeru Tangko, A.Md.Kes., Ketua Benteng Utara Chess Club Makassar Usman Ismail, Ketua VetSel Chess Club Makassar Syaiful Akbarius Zainuddin, S.P., NA.

saz

 

  • Penulis: saz
  • Editor: erl

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yulius Selvanus: Saya Siap Mengemban  Amanah Menjadi Ketua Umum PB PERCASI 2026-2030

    Yulius Selvanus: Saya Siap Mengemban Amanah Menjadi Ketua Umum PB PERCASI 2026-2030

    • calendar_month 11 jam yang lalu
    • account_circle saz
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Makassarcess.com – Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB PERCASI) akan menggelar Musyawarah Nasional (MUNAS) PERCASI XXX/2026 yang akan dilaksanakan mulai tanggal 10-12 April 2026 yang akan datang. Tempat pelaksanaan MUNAS XXX Tahun 2026 PB PERCASI di The Tavia Heritage Hotel, Jl. Letjen Suprapto No. 1 Cempaka Putih, Jakarta. Sesuai dengan surat yang beredar yang […]

  • Samsung Galaxy S26 Ultra Hadirkan ‘Agentic AI’: HP yang Bisa ‘Berpikir’ Sendiri Play Button

    Samsung Galaxy S26 Ultra Hadirkan ‘Agentic AI’: HP yang Bisa ‘Berpikir’ Sendiri

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle lan
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Makassarcess – Samsung kembali mengukuhkan posisinya sebagai raja inovasi melalui peluncuran Galaxy S26 Ultra. Tahun 2026 menandai pergeseran besar dari era Smartphone menuju era AI-Phone. Fitur unggulan yang menjadi pusat perhatian dunia adalah Agentic AI, sebuah evolusi dari asisten virtual konvensional yang kini memiliki kemampuan otonom dalam membantu tugas sehari-hari penggunanya. Memahami Agentic AI: Asisten […]

  • Teknologi Antariksa: Inovasi Terbaru yang Mendorong Kita ke Batas Baru

    Teknologi Antariksa: Inovasi Terbaru yang Mendorong Kita ke Batas Baru

    • calendar_month Selasa, 27 Feb 2024
    • account_circle lan
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Makassarcess – Selama berabad-abad, bintang-bintang di langit hanyalah objek pemandangan dan navigasi. Namun, memasuki tahun 2026, antariksa telah menjadi “lapangan bermain” baru bagi inovasi teknologi manusia. Dari kolonisasi planet tetangga hingga pemanfaatan orbit rendah bumi untuk konektivitas internet global, teknologi antariksa kini berkembang lebih cepat daripada era Space Race tahun 60-an. Bagi Indonesia, perkembangan ini bukan […]

  • Gadget Biasa dengan Fitur Luar Biasa: Mengapa Tahun 2023 Menjadi Era ‘Mid-Range Killer’?

    Gadget Biasa dengan Fitur Luar Biasa: Mengapa Tahun 2023 Menjadi Era ‘Mid-Range Killer’?

    • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
    • account_circle ipoel1276@gmail.com
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Makassarcess – Selama bertahun-tahun, perhatian dunia teknologi selalu tertuju pada perangkat flagship dengan harga selangit. Namun, tahun 2023 mencatat sebuah fenomena menarik di pasar Indonesia: gadget yang terlihat “biasa” dari segi harga dan tampilan, ternyata menyimpan fitur luar biasa yang mampu menandingi perangkat kelas atas. Di tengah kondisi ekonomi yang menuntut konsumen untuk lebih cermat, para […]

  • Nasib Hak Wasit dan Hakim Kejuaraan Nasional Catur PB PERCASI 2025 di Mamuju Tidak Dibayarkan Sampai Sekarang photo_camera 2

    Nasib Hak Wasit dan Hakim Kejuaraan Nasional Catur PB PERCASI 2025 di Mamuju Tidak Dibayarkan Sampai Sekarang

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle saz
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Makassarcess. Perhelatan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Cabang Olahraga Catur yang ke – 50 PB PERCASI yang dilaksanakan di Kota Mamuju Provinsi Sulawesi Barat mulai tanggal 7 s/d 13 November 2025 telah selesai dilaksanakan, namun sampai berita ini diturunkan nasib para Wasit dan Hakim yang bertugas pada Kejurnas Catur tersebut Haknya belum diberikan sama sekali.   Ini […]

  • Desain yang Melampaui Batas: Ketika Seni Bertemu Teknologi dalam Perangkat Elektronik

    Desain yang Melampaui Batas: Ketika Seni Bertemu Teknologi dalam Perangkat Elektronik

    • calendar_month Jumat, 2 Feb 2024
    • account_circle ipoel1276@gmail.com
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Makassarcess – Menjelajahi Keajaiban Teknologi Canggih Batas antara digital dan fisik terus kabur, menjalin jalinan realitas yang beresonansi dengan denyut kemajuan. Di dalam hubungan yang menarik ini, para pengusaha dan penggemar teknologi menemukan lahan subur untuk bercocok tanam, mengeksplorasi, dan berkembang. Saat kita menavigasi berbagai narasi yang digerakkan oleh gadget, ada tren utama dan gadget […]

expand_less